Rabu, 7 Desember 2011.
Merupakan awal bagi saya untuk menjalani hidup yang lebih baik lagi bagi masa mendatang, terutama di bidang kesehatan. Pada hari tersebut saya mendeklarasikan (biasanya disebut menyatakan sih :) ) bahwa saya akan berhenti dari cekraman Nikotin dan Tar yang sudah menggerogotiku hampir 5 Tahun lamanya
Sebenarnya berat untuk meninggalkan barang tersebut. Ketergantungan yang saya dari setiap tarikan asap pekat dari sebatang benda yg menghasilkan Nikotin dan Tar tersebut. Namun ini sudah merupakan jalan hidup yang harus saya jalani.
Pada suatu ketika (dongeng bangett) ada seorang Savior yang dengan gagah berjalan di tengah keramaian, dengan sebuah keranjang yang diletakkan tepat ditengah-tengah badannya, yang kerajang tersebut penuh dengan bebuahan hasil dari buah tangan para dewa yang menciptakannya. Dia pun tiba-tiba menghampiriku dan mulai mengadakan perbincangan hebat.
Savior : "Wahai anak muda, ada apakah gerangan dirimu??"
Saya : "Gw tidak sedang apa-apa wahai Sapior (dengan logat sunda)"
Savior : "Ooo...Gw kira loe sedang apa-apa" (balas sang savior)
Saya : "Ooo, Juga!!! BDW (by the way) loe ngasep gak yor??"
Savior : "Napa loe nanya gituan ama gw?? sebenarnya sudah lama gw gak ngasep lagi bung"
Saya : "waduh, Payah loe yor!!! hari gini gak ngasep??? *gakgaoltau*"
Savior : "itu kan hak gw?? kenapa loe maksa-maksa?? lagian gak ada manfaatnya kok bagi gw!!!
Perdebatan pun masih terus bergelora di antara mereka berdua. Tak ada yang mau mengalah, mereka tetap keukeh dengan argumen mereka masing-masing. Tiba-tiba Sang Savior melontarkan sebuah perkataan yang menggemparkan dunia.
Savior : "Sudah lah, gw udah gak mau lagi berdebat dengan orang yang gak penting seperti loe. satu hal yang ingin gw bilang sama loe. please respect sama alam. 1000 orang saja seperti loe mau berhenti ngasep, setidaknya mengurangi pemanasan global yang terus terjadi di bumi ini"
Saya : "alahh.... Buls*i* banget loe yor.....gimana dengan pabrik-pabrik yang dengan membabibuta membuang limbah (dalam hal ini asap pabrik) sesukanya dengan gw yang hanya menghisap sebungkus perharinya.?"
Savior : "Terserahlah, yang penting gw sudah mengingatkan loe akan bahaya dari ngaesp. RENUNGKANLAH"
Tiba-tiba Sang Savior pun pergi menghilang tanpa jejak. saya pun pulang kerumah dengan sejuta misteri tentang kata "Renungkanlah" yang dikeluarkan dari Sang Savior. Tiba-tiba dalam tidurku aku bermimpi tentang sebuah alam yang rusak dan penuh dengan orang-orang yang penyakitan. Saya merasa sedang berada di negeri yang penuh dengan asap tebal. karena begitu menyeramkan mimpiku itu, saya pun terbangun dan kemudian duduk termangu. Saya teringat dengan kata Renungkanlah yang di lontarkan oleh Savior kemarin. "Ternyata ini yang merupakan khasiat dari kata-kata renungkanlah yang dikeluarkan sama si Sapior kemaren". Mulai hari itu pun saya mulai mengurangi kebiasaan merokok saya dari sebungkus menjadi 3 batang sehari, begitu seterusnya hingga saya pun berhenti total dari kebiasaan saya merokok. ini merupakan perubahan yang saya lakukan dalam diri saya. semoga hal ini tidak hanya bertahan beberapa bulan kedepan, namun harapan saya bisa terus-menerus.
Demikianlah, merupakan cerita saya dalam menempuh hidup sehat tanpa asap rokok. pesan saya berhentilah dari sekarang sebelum penyesalan pun terasa tidak berarti.
GO GREEN, and DEAD FOR SMOKE
"Say No To Smoking"
Thanks To :
My Sweety Baby --as-- Dewi Sunusi
The Savior --as-- ???????????
Tidak ada komentar:
Posting Komentar